Profil Aropi

A. SEKILAS AROPI

AROPI merupakan sebuah asosiasi dari ratusan individu yang tertarik dalam memperkenalkan dan mengembangkan riset opini publik di Indonesia. Sebagai sebuah organisasi profesi, AROPI bersifat netral dan tidak berafiliasi dengan organisasi politik apapun. Anggota AROPI berasal dari berbagai macam latar belakang, seperti dari kalangan peneliti, akademisi, jurnalis, maha siswa, politisi, birokrat dan sebagainya. AROPI tidak membeda-bedakan anggota berdasarkan agama, suku bangsa, jenis kelamin atau afiliasi politiknya.

AROPI didirikan dengan tujuan untuk :

 Mengembangkan kualiatas pemahaman dan keahlian dibidang riset opini publik.

  1. Memperkenalkan standard kerja profesional dan kode etik dibidang riset opini publik.
  2. Memperkaya demokrasi dengan mengartikulasikan aspirasi dan persepsi publik.
  3. Menjadi forum komunikasi dan tukar menukar informasi dibidang riset opini publik.
  4. Menjalin kerjasama dan komunikasi dengan lembaga-lembaga lain.

 

B. SEJARAH AROPI

AROPI dilahirkan dalam Pertemuan Nasional Lembaga Survei yang diselenggarakan di Hotel Sofyan, Jakarta, 6-8 Juli 2007. Pendirian AROPI disahkan dengan Akte Notaris Suprapto No. 23 dan telah didaftarkan secara resmi di Departemen Hukum dan HAM. Sedikitnya 34 lembaga survei opini publik yang berasal dari Aceh sampai Papua, yang mewakili enam gugus pulau besar –Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali-NTT-NTB, Sulawesi, Maluku, dan Papua, hadir dalam pertemuan tersebut dan bertindak sebagai pendiri AROPI.

Selain menyepakati pendirian AROPI dan Anggaran Dasar AROPI, peserta Pertemuan Nasional Lembaga Survei tersebut secara aklamasi juga mendaulat Denny J.A., Ph.D (Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia) dan Drs. Umar S. Bakry, MA (Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional) masing-masing sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal AROPI periode 2007-2010.

Kelahiran AROPI sepenuhnya diprakarsai dengan difasilitasi oleh Denny J.A., Ph.D, Namun ada beberapa alasan yang lebih penting yang mendasari pemikiran seluruh peserta pertemuan untuk mendaulat Denny J.A. menahkodai AROPI. Pertama, Denny J.A. dikenal luas sebagai pionir pengembangan tradisi baru dalam riset opini publik di Indonesia. Kedua, ia terbukti memiliki kompetensi di bidang riset opini publik dan sudah mendapat pengakuan luas dari masyarakat melalui berbagai penghargaan yang diperolehnya. Ketiga, ia terbukti mempunyai kapabilitas leadership yang tinggi yang dibuktikan dengan keberhasilannya membesarkan LSI hingga mencapai beberapa rekor nasional. Keempat, ia memiliki komitmen yang tinggi untuk membesarkan AROPI ditandai dengan kesanggupannya secara pribadi untuk mengupayakan pendanaan AROPI pada tahun awal berdirinya.

 

C. AKTIFITAS AROPI

Untuk mewujudkan tujuan utamanya meningkatkan pemahaman dan keahlian di bidang riset opini publik, membangun standar profesi dan Kode Etik, serta turut memperkaya demokrasi di Indonesia, ruang lingkup aktivitas AROPI meliputi :

1.       Menyelenggarakan dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan riset yang dilakukan perorangan, ke lembagaan dan lintas kelembagaan.

2.       Menyelenggarakan dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan seminar, lokakarya, simposium, dan sejenisnya.

3.       Menyelenggarakan dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan pendidikan dan pelatihan terutama yang berkenaan dengan bidang riset.

4.       Menyediakan informasi untuk kepentingan masyarakat melalui diseminasi hasil-hasil riset, penerbitan jurnal, buku-buku, dan lainnya.

5.       Menyelenggarakan dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan pemberian penghargaan (Prize/Award), terutama yang berkaitan dengan riset dan survei.

6.       Mensponsori pemberian beasiswa terhadap individu-individu yang memiliki kepedulian tinggi dan prestasi yang mengagumkan dalam dunia riset dan survei.