Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Halaman Depan
Sultan HB X Belum Siap Dicapreskan | Cetak |  E-mail

Yogyakarta, 1 Oktober 2007 15:12
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menyatakan belum siap jika dimunculkan sebagai calon presiden (Capres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009.

Ditanya tentang wacana Partai Amanat Nasional (PAN) mencalonkan Sri Sultan HB X dalam bursa Pilpres 2009, Sultan kepada wartawan di Kepatihan Yogyakarta, Senin mengatakan dirinya belum siap untuk dimunculkan sebagai bakal capres pada Pilpres 2009.

"Saya tidak tahu menahu rencana PAN mencapreskan dirinya. Masalah ini jangan tanya saya tapi tanya PAN saja. Yang jelas saya belum siap untuk itu, jika Pak Sutiyoso (Gubernur DKI Jakarta) sudah siap ya itu urusan dia,"katanya.

Menurut dia, mestinya yang ditanya tentang pencapresan dirinya itu pihak PAN karena mereka yang mempunyai wacana memunculkan dirinya dalam bursa Pilpres tahun 2009 mendatang.

Ketika ditanya mengapa PAN mencalonkan sebagai bakal capres, Sultan HB X justru balik bertanya kenapa PAN mencalonkan dirinya. "Kalau ditanya kenapa kok PAN mencalonkan saya, saya sendiri juga tidak tahu mengapa mereka mencalonkannya. Jadi biar jelas tanya saja ke PAN,"katanya.

Diminta komentarnya jika PAN secara resmi mencalonkannya sebagai capres, Sultan HB X menegaskan lagi jika dirinya merasa belum siap menjadi capres dalam Pilpres 2009.

Sedangkan ketika ditanya bagaimana kriteria calon presiden mendatang, ia mengatakan bahwa seorang pemimpin bangsa yang baik itu adalah yang dipilih oleh rakyat.

Sebelumnya, Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir di Jakarta, menyatakan jika partainya dalam Pilpres mendatang akan memunculkan pimpinan nasional alternatif dengan menjaring tokoh-tokoh di daerah, salah satunya Sri Sultan HB X. [TMA, Ant]

 

Diambil dari: http://www.gatra.com/2007-10-01/artikel.php?id=108242

 

 
 

A R O P I

" AROPI ( Asosiasi Riset Opini Publik Indonesia ) merupakan sebuah asosiasi dari ratusan individu yang tertarik dalam memperkenalkan dan mengembangkan riset opini publik di Indonesia. Sebagai sebuah organisasi profesi, AROPI bersifat netral dan tidak berafiliasi dengan organisasi politik apapun.  Anggota AROPI berasal dari berbagai macam latar belakang, seperti dari kalangan peneliti, akademisi, jurnalis, mahasiswa, politisi,  birokrat dan sebagainya.  AROPI tidak membeda-bedakan  anggota berdasarkan agama,  suku bangsa, jenis kelamin atau afiliasi politiknya "

Keanggotaan

...AROPI merupakan organisasi profesi yang terbuka untuk siapa saja yang tertarik dengan riset opini publik, Keanggotaan AROPI bersifat individual, tidak mewakili lembaga atau organisasi. Dengan menjadi anggota AROPI, Anda akan menjadi bagian dari sebuah jaringan yang luas di bidang riset opini publik....

Pelatihan

...Menyelenggarakan dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan pendidikan dan pelatihan terutama yang berkenaan dengan bidang riset...

Beasiswa

...Mensponsori pemberian beasiswa terhadap individu -individu yang memiliki kepedulian tinggi dan prestasi yang mengagumkan dalam dunia riset dan survei...

Survey Opini Publik

....Survei opini publik merupakan instrumen yang penting sekali bagi demokrasi. Salah satu indikator kemajuan suatu negara adalah perkembangan budaya riset atau surveinya yang sedemikian pesat. Jepang....

Konsultan Ahli

...lembaga survei sekaligus juga merangkap sebagai konsultan pemenangan kandidat,dengan menerapkan prinsip-prinsip metodologi ilmiah dan independensi...
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset