Berita
Berita Peristiwa
Sebagian Besar Responden Menyarankan Perbaikan Penghitungan Suara | Sebagian Besar Responden Menyarankan Perbaikan Penghitungan Suara | | Cetak | |
|
Jakarta, kpu.go.id-Perbaikan penghitungan suara menjadi lebih akurat dan jujur merupakan rekomendasi yang paling banyak disampaikan oleh responden dari survei yang dilakuan oleh IFES dalam kurun waktu 4 – Juni 2004. Selain itu masih ada 7 jenis kegiatan yang menurut mereka perlu ditingkatkan kualitasnya, yaitu penyebarluasan informasi, ukuran surat suara dan bilik suara, kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU), peningkatan kualitas keamanan, mengurangi jumlah partai dan calon, perbaikan proses pendaftaran pemilih, dan perlunya peningkatan kinerja KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara). Rekomendasi atau saran merupakan merupakan salah satu pertanyaan yang diajukan kepada responden dalam survei ini. Secara keseluruhan ada 12 pertanyaan yang diajukan. Selain rekomendasi, 11 pertanyaan yang lain menyangkut pengetahuan mengenai adanya adanya Pemilu presiden; kemungkinan memilih pada Pemilu presiden; harapan bahwa Pemilu presiden akan adil dan jujur; penilaian terhadap para calon presiden dan wakil presiden; rasionalitas dalam memilih pada Pemilu presiden; figur calon presiden terbaik; evaluasinya mengenai kebijakan para calon terhadap beberapa isu penting; proses pendaftaran ulang pemilih; pengetahuan dan opininya terhadap KPU; pengetahuannya terhadap lembaga Panwaslu; dan pengetahuannya terhadap Mahkamah Konstitusi. Pertanyaan-pertanyaan tersebut diajukan kepada responden yang berjumlah 1.250 orang yang tersebar di 31 provinsi. Sampel ditarik dengan metode random bertingkat, dengan tingkat kesalahan sekitar 2,8%. Menurut hasil survei ini, tingkat pengetahuan responden terhadap prosedur Pemilu presiden juga terus meningkat. Ini misalnya bisa dilihat dari jumlah responden yang memahami prosedur penentuan pemenang dalam Pemilu presiden putaran I, yang jumlahnya 38%, dan 28% yang mengetahui cara Pemilu putaran II. Kemungkinan mereka akan menggunakan hak pilihnya juga tinggi, bahkan yang menyatakan sangat tinggi ada 88%, yang menyatakan mungkin 10%, dan hanya 2% yang menyatakan sangat kecil kemungkinannya untuk memilih. Mereka juga punya harapan bahwa Pemilu 5 Juli mendatang akan jujur dan adil. Ada sekitar 93% yang berharap demikian; yaitu 62% memandang kemungkinan akan adil dan jujur, 25% pasti adil dan jujur Mengenai penilainnya terhadap para kandidat, pasangan Susilo Bambang Yudhoyono – M. Jusuf Kalla memperoleh nilai tertinggi, yaitu 74 poin nilai bersih. Pasangan Wiranto-Salahudin Wahid menempati urutan kedua dengan nilai bersih 47 poin. Secara berturut-turut Amien – Siswono menempati urutan ketiga (45 poin), Hamzah Haz dan Agum Gumelar keempat (39 poin) dan Megawati – Hasyim Muzadi kelima (37 poin). Itulah beberapa hal yang terungkap dari survei ini. Untuk melihat hasil survei selengkapnya, silakan lihat situs berikut: Hasil Tracking Survey IFES Gelombang ke-13. Diambil dari: http://www.kpu.go.id/wacana/lihat-dalam.php?ID=24&cat=Wacana |
| Nasional |
| Internasional |
| Berita |
| Admin |
| Lembaga Survei |
| Buku |
| Gallery |
| Video |
| Statistik |
| Penerima Beasiswa |
| Hasil Survei |
| Quick Count |
| S | M | T | W | T | F | S |
| 29 | 30 | 31 | 1 | 2 | 3 | 4 |
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 1 | 2 |
| No events |