Skip to content
Site Tools
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size default color blue color green color
You are here: Halaman Depan arrow Buku arrow Buku Opini Publik arrow Political Disagreement: The Survival of Diverse Opinions within Communication Networks
Political Disagreement: The Survival of Diverse Opinions within Communication Networks | Cetak |  E-mail
Political Disagreement: The Survival of Diverse Opinions within Communication Networks ... in Public Opinion and Political Psychology) (Paperback)
by Robert Huckfeldt (Author), Paul E. Johnson (Author), John Sprague (Author)
Want to Buy, klik: http://www.amazon.co.uk/Political-Disagreement-Survival-Communication-Psychology/dp/0521542235/ref=sr_1_7?ie=UTF8&s=books&qid=1195542532&sr=1-7


Product details
•    Paperback: 272 pages
•    Publisher: Cambridge University Press (12 Jul 2004)
•    Language English
•    ISBN-10: 0521542235
•    ISBN-13: 978-0521542234
•    Product Dimensions: 22.4 x 15.2 x 1.6 cm
•    Amazon.co.uk Sales Rank: 248,153 in Books (See Bestsellers in Books)
 
Reviews
Synopsis
Political disagreement is widespread within the communication network of ordinary citizens; furthermore, political diversity within these networks is entirely consistent with a theory of democratic politics built on the importance of individual interdependence. The persistence of political diversity and disagreement does not imply that political interdependence is absent among citizens or that political influence is lacking. The book's analysis makes a number of contributions. The authors demonstrate the ubiquitous nature of political disagreement. They show that communication and influence within dyads is autoregressive - that the consequences of dyadic interactions depend on the distribution of opinions within larger networks of communication. They argue that the autoregressive nature of political influence serves to sustain disagreement within patterns of social interaction, as it restores the broader political relevance of social communication and influence. They eliminate the deterministic implications that have typically been connected to theories of democratic politics based on interdependent citizens.

 
 

A R O P I

" AROPI ( Asosiasi Riset Opini Publik Indonesia ) merupakan sebuah asosiasi dari ratusan individu yang tertarik dalam memperkenalkan dan mengembangkan riset opini publik di Indonesia. Sebagai sebuah organisasi profesi, AROPI bersifat netral dan tidak berafiliasi dengan organisasi politik apapun.  Anggota AROPI berasal dari berbagai macam latar belakang, seperti dari kalangan peneliti, akademisi, jurnalis, mahasiswa, politisi,  birokrat dan sebagainya.  AROPI tidak membeda-bedakan  anggota berdasarkan agama,  suku bangsa, jenis kelamin atau afiliasi politiknya "

Keanggotaan

...AROPI merupakan organisasi profesi yang terbuka untuk siapa saja yang tertarik dengan riset opini publik, Keanggotaan AROPI bersifat individual, tidak mewakili lembaga atau organisasi. Dengan menjadi anggota AROPI, Anda akan menjadi bagian dari sebuah jaringan yang luas di bidang riset opini publik....

Pelatihan

...Menyelenggarakan dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan pendidikan dan pelatihan terutama yang berkenaan dengan bidang riset...

Beasiswa

...Mensponsori pemberian beasiswa terhadap individu -individu yang memiliki kepedulian tinggi dan prestasi yang mengagumkan dalam dunia riset dan survei...

Survey Opini Publik

....Survei opini publik merupakan instrumen yang penting sekali bagi demokrasi. Salah satu indikator kemajuan suatu negara adalah perkembangan budaya riset atau surveinya yang sedemikian pesat. Jepang....

Konsultan Ahli

...lembaga survei sekaligus juga merangkap sebagai konsultan pemenangan kandidat,dengan menerapkan prinsip-prinsip metodologi ilmiah dan independensi...
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset
  • Lembaga Survei dan Riset